Banyak orang mengeluh tentang kondisi keuangan mereka, bercerita budget bulanan untuk belanja telah dipangkas semaksimal mungkin, namun hasilnya tetap mengecewakan: keuangan bulanan tidak terkontrol, tidak bisa berinvestasi secara maksimal, dan tidak bisa memenuhi tujuan keuangan yang dicita-citakan.

Percaya atau tidak, mungkin hal paling penting untuk menyehatkan kondisi keuangan bukanlah dengan mengurangi kebiasaan belanja anda, bukan juga mengurangi budget liburan anda, bahkan bukan pula mengurangi hobi anda meski itu menguras keuangan anda. Tetapi, menyingkirkan hal-hal yang (sebenarnya) bermanfaat, namun tidak baik untuk keuangan anda bisa jadi adalah solusinya.

Apa itu hal bermanfaat namun tidak baik bagi keuangan? Yang dimaksud hal bermanfaat di sini adalah hal-hal yang memiliki manfaat finansial, namun tidak baik untuk keuangan anda. Lalu anda bertanya-tanya, “apa sih hal-hal yang bermanfaat secara finansial namun tidak baik untuk keuangan saya? Memangnya ada?”

Perlu anda ketahui, merencanakan keuangan bukan hanya tentang mengurangi belanja dan menghemat sekuat tenaga, tetapi anda juga perlu mengetahui mana hal-hal yang baik untuk anda miliki dan tidak perlu anda miliki.

Dalam praktiknya, tidak sedikit orang yang berhemat dan mengalokasikan dananya untuk sesuatu yang dia anggap bermanfaat, namun bila dilihat dari sisi perencanaan keuangan, hal tersebut tidak akan maksimal untuk mencapai tujuan keuangan dan bahkan, malah memberatkan kondisi keuangan bulanan miliknya.

Pertama, adalah pemilikan asuransi. terutama asuransi jiwa. Dengan memiliki asuransi jiwa, seseorang akan mendapatkan penggantian kerugian berupa Uang Pertanggungan (UP) bilamana meninggal dunia. Dilihat dari sisi ini, jelas bahwa ada manfaat finansial yang ditawarkan oleh asuransi jiwa.

Mungkin setiap orang mengerti manfaat asuransi jiwa. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa asuransi jiwa hanya dibutuhkan oleh orang-orang yang memiliki tanggungan saja. Oleh karena itu, patut dilihat kembali apakah anda (yang memiliki asuransi jiwa) memiliki tanggungan?

Bila jawabannya tidak, maka anda telah membeli sesuatu yang merugikan anda secara finansial. Ingat, dengan memiliki asuransi jiwa, berarti ada uang yang harus anda keluarkan untuk membayar premi asuransi jiwa yang anda miliki. Padahal, dengan uang yang sama, anda bisa mengalokasikannya untuk sesuatu yang lebih baik bagi anda.

Kedua, kebiasaan menabung. Apakah menabung sesuatu yang memiliki manfaat? Jawabannya jelas ‘iya’. Tidak sedikit juga orang yang menabung untuk mencapai sesuatu yang mereka dambakan, misalnya menabung untuk ongkos umrah, menabung untuk ongkos naik haji, menabung untuk membeli kendaraan bermotor, atau bahkan menabung untuk membeli rumah.

Mungkin anda tidak melihat sesuatu yang janggal di sini, namun dari sisi perencanaan keuangan, menabung hanyalah salah satu cara dan bukan satu-satunya cara untuk mencapai tujuan keuangan anda.

Bila anda menabung untuk semua tujuan keuangan anda, niscaya anda tidak memiliki uang yang tersisa untuk anda nikmati setiap bulannya. Atau misalnya anda memiliki tujuan keuangan jangka panjang, bisa jadi berinvestasi adalah langkah yang harusnya anda lakukan. Karena dengan dana yang tidak terlalu besar anda berpotensi memiliki hasil yang lebih maksimal dibandingkan dengan anda menabung. Dari sisi ini, menabung hanya akan memberatkan keuangan bulanan anda.

Ketiga, penggunaan suatu fasilitas yang disediakan oleh bank untuk kemudahan transaksi, yaitu kartu kredit.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kartu kredit memiliki manfaat dengan memberikan beragam fasilitas bagi para pemiliknya. Kemudahan transaksi, fasilitas cicilan ringan, pemberian poin di setiap transaksi, bahkan limit pengunaan berkali lipat dari gaji bulanan, dan masih banyak lagi.

Para pemilik kartu kredit, kemudahan transaksi inilah yang biasanya menjadi bumerang dan pada akhirnya merugikan anda secara finansial. Apalagi, dengan limit yang tinggi menjadikan para pemegang kartu kredit ‘kalap’ dan terus menggesek kartu kreditnya.

Apakah anda tipe orang hanya melunasi cicilan minimumnya saja setiap bulannya? Bila itu yang anda lakukan, berarti anda belum mampu untuk memanfaatkan kartu kredit, anda hanya memperpanjang nafas anda sementara anda terus tenggelam. Artinya, anda sedang menggunakan sesuatu yang bermanfaat namun merugikan anda secara finansial.

Mumpung baru memasuki awal tahun 2017, coba lihat pos-pos pengeluaran anda di tahun lalu. Jangan-jangan anda memiliki hal (yang anda anggap) bermanfaat namun merugikan anda secara finansial?

Advertisements