Berdasarkan data data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah mencatatkan inflasi sebesar 0,47% pada November 2016. Adapun untuk tingkat inflasi untuk tahun kalender berjalan (Januari-November) mencapai 2,59%.

Yang artinya adalah pengeluaran atau biaya kehidupan setiap bulannya sudah naik beberapa persen. Awalnya saya kira kenaikan pengeluaran bulanan saya akan sebesar inflasi tersebut, tapi bila kita belanja bulanan ke pasar dan mau sedikit berhitung, maka besaran inflasi yang benar-benar terjadi saat ini adalah lebih dari data BPS tersebut. Hayooo, apakah anda merasakan hal tersebut juga?

Bila pengeluaran yang mengalami kenaikan, ada 2 hal yang bisa anda lakukan yaitu, menambah penghasilan atau mengurangi pengeluaran alias berhemat. Yang perlu digarisbawahi adalah mengurangi pengeluaran alias berhemat ini tidaklah mudah karena siapa juga yang suka mengurangi pengeluaran?
Apalagi sampai samapai memotong anggaran untuk belanja kesenangannya? Untuk yang tinggal di daerah kota-kota besar, godaan untuk belanja begitu sangat besar sehingga semakin sulit untuk membedakan mana kebutuhan dan mana pula keinginan.

Perlu diingatkan kembali, makanan merupakan sebuah kebutuhan yang utama, tapi makanan apa dan makanan di tempat mana adalah sebuah keinginan semata. Lantas harus seperti apa kita dalam menyikapi naiknya harga kebutuhan pokok ini, apakah berhemat atau menambah penghasilan? Simak beberapa tips berikut ini

Membuat Daftar Bulanan
Tips yang paling klasik, tapi ini yang paling ampuh. Rutinlah dalam membuat daftar pengeluaran anda, baik untuk pengeluaran pokok, pembayaran cicilan/utang, investasi sampai uang jajan anda.

Dengan membuat daftar seperti ini, anda dapat mengontrol pengeluaran mana yang benar-benar prioritas dan hanya keinginan sesaat.

Belanjalah sesuai daftar yang sudah dibuat, mulailah anda kendalikan diri agar anda tidak membeli hal hal yang di luar daftar belanja tersebut. Ini hal yang paling sederhana, tapi sangat sulit untuk dilakukan. Namun bila anda berhasil mengontrol keuangan anda pada bagian ini, tentu juga akan berdampak positif untuk keuangan anda.

Hemat Listrik dan Air
Selain sebagai bentuk cinta terhadap lingkungan, menghemat listrik dan air juga berpengaruh terhadap keuangan anda. Tentu anda lebih tahu bagaimana kondisi rumah anda untuk mulai mengurangi penggunaan listrik dan air.

Saya hanya sebagai pengingat saja, karena bila tidak kita biasakan, mengurangi pemakaian listrik dan air hanya akan terjadi di bulan pertama dan kedua saja dan selanjutnya akan kembali lagi seperti semula, jadi pastikan komitmen anda.

Gunakan Kartu Debet untuk Belanja
Seiring berjalan waktu, pembayran sudah mulai beralih menuju cashless dan ini adalah salah satu cara untuk efesien keuangan anda. Mulailah menggunakan atm atau kartu debet untuk belanja harian.

Ingat ya kawan , kartu debet atau kartu atm, bukan kartu yang lain seperti kartu kredit. Bila kita tengok beberapa tahun yang lalu, saat kita sedang berbelanja di swalayan atau minimarket, anda tentunya mendapatkan uang kembalian recehan dan sekarang mulai diarahkan menjadi donasi.

Disadari atau tidaknya, ini merupakan salah satu kebocoran dalam keuangan anda. Nah, dengan menggunakan kartu debit atau kartu atm, anda dapat memastikan jumlah yang berkurang pada saldo anda adalah sesuai kebutuhan atau nilai belanjaan anda. Tidak kurang dan tidak pula lebih.

Atau juga pernahkah anda merasakan uang recahan dari kembalian tersebut hilang begitu saja? Bila pernah mengalaminya, berarti ini tentunya menjadi kebocoran lagi yang tak pernah anda duga selama ini.

Jangan menyepelekan uang kembalian recehan ini meskipun bernilai 100 rupiah, dan cobalah anda bereskan lalu hitung ulang uang kembalian recehan tersebut, kemungkinan bisa terkumpul menjadi uang jajan anda dalam beberapa hari lho, lumayan kan anda dapat berhemat.

Memanfaatkan Area Rumah
Bagi anda yang yang mempunyai lahan lebih di area rumah, anda dapat manfaatkan dengan menanam sayuran di halaman rumah (home farming) tersebut. Banyak loh jenis sayuran yang dapat ditanam di halaman rumah.

Untuk Cara bagaimana menanam sayuran di rumah secara tepat dan akurat coba anda lihat di Google. Malah siapa tahu , sayuran ini dapat anda jual dan menjadi penghasilan tambahan. Bukankan ini merupakan ide yang cukup bagus? apalagi harga cabai saat ini naik di Januari 2017 ini.

Pekerjaan Sampingan
Dengan naiknya segela kebutuhan pokok setiap tahunnya, berhemat bukanlah jalan keluar mutlak. Harus dikombinasikan dengan penghasilan tambahan. Mulai dari lembur di tempat kerja, atau pindah ke tempat kerja baru dengan gaji yang lebih tinggi.

Bisa juga anda memanfaatkan potensi anda di luar kegiatan sehari-hari, Seperti guru les di akhir pekan atau hobi anda bisa menjadi penghasilan tambahan.

Bila anda menyukai bidang bisnis, silakan mulailah dengan bisnis yang sederhana, namun tidak juga mengganggu pekerjaan utama anda, apalagi sampai mengesampingkan pekerjaan utama anda. Sangat tidak dianjurkan.

Anda tentu tahu potensi apa yang dapat dikembangkan dan menjadi penghasilan tambahan anda. Gaya hidup dan lonjakan harga-harga di kota besar yang tidak dapat diimbangi dengan naiknya pendapatan, membuat kita harus melakukan penyesuain gaya hidup dan juga membuat kita selalu dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif dalam memaksimalkan peluang yang ada untuk menambah pundi pundi penghasilan.

Cukupkan diri dengan apa yang ada di rekening anda. Happy Planning.

Advertisements