Hutang dari kartu kredit menumpuk, sementara Anda merasa tidak mungkin dapat melunasi semua hutang hutang kartu kredit tersebut? So Jangan panik dulu. Selama ada niatan untuk membayar dan melunasi hutang tersebut pasti ada cara dan jalan keluar yang dapat Anda tempuh. Besarnya utang kartu kredit dapat terjadi karena beberapa faktor, termasuk minimnya pengetahuan kita bagaimana cara yang bijak menggunakan kartu kredit. Misalnya sederhana saja Anda hanya membayar tagihan minimum kartu kredit yang dampaknya hutang kartu kredit Anda jadi berbunga terus menerus dan pada akhirnya membengkak.

Kemungkinan lainnya yang terjadi? Ya, mungkin Anda juga pernah melakukan gestun alias gesek tunai yang dapat menyebabkan Anda dapat berhutang banyak pada bank penerbit kartu kredit tersebut. Daripada Anda kebingungan, lebih baik coba ikutilah 6 cara melunasi kartu kredit di bawah ini.

1. Stop Gunakan Kartu Kredit Untuk Sementara Waktu

Menghentikan penggunaan kartu kredit merupakan cara yang paling ampuh dan penting dalam rangka rencana melunasi tagihan utangnya. Tidak mengunakan kartu kredit memang bukanlah berarti bunga tagihannya akan ikut berhenti. Namun paling tidak jumlah total tagihan utang Anda akan lebih kecil dibandingkan Anda terus menambah hutang. Kalau masih tetap nekad mengunakan kartu kredit, dijamin Anda punya rencana untuk penyelesaian tunggakan hanya tinggal memori saja.

2. Buat Skala Prioritas Yang Mau Dilunasi

Cara ini mungkin mempunyai perbedaan dari segi prioritas. Apalagi jika Anda memiliki lebih dari satu kartu kredit yang semuanya adalah menunggak hutang. Pilihlah mana yang terbaik menjadi pilihan Anda, karena yang paling mengetahui kondisi keuangan Anda adalah Anda sendiri.

1. Melunasi Kartu Kredit Dengan Bunga Terbesar

Lunasilah segera tunggakan kartu kredit yang bunganya paling besar lebih dulu. Mengapa? Karena bunga tagihan itu dapat membuat Anda jatuh miskin bila tidak segera diatasi dan dilunasi. Setelah kartu kredit Anda itu dilunasi, Anda bisa langsung fokus dengan kartu kredit yang tunggakan bunganya lebih kecil.

Simple-nya begini, Anda memiliki dua kartu kredit dengan tagihan yang cukup besar. Budget untuk membayar dua kartu kredit adalah Rp2 juta setiap bulannya. Tagihan minimum kartu kredit A adalah 500 ribu dengan bunga 4 %. Sementara itu tagihan minimum kartu kredit B adalah Rp400 ribu dengan bunga 3 %.

Disarankan untuk Anda segera membayar tagihan minimum untuk kedua kartu kredit itu yaitu totalnya 900 ribu. Sementara sisa dari biaya yang sudah dialokasikan bisa untuk membayar hutang tunggakan untuk kartu kredit A. yang bunganya lebih tinggi. Jadi Anda membayar untuk kartu kredit A yaitu 500 ribu + 1.1 juta yaitu totalnya 1.6 juta.

Oh iya, meskipun pembayaran tagihan minimum tidak disarankan, tetapi dengan cara ini dapat dilakukan bila Anda benar-benar tidak mempunyai uang untuk dapat melunasi semua tagihan.

2. Melunasi Kartu Kredit dengan Tagihan Hutang Terkecil Terlebih Dahulu

Opsi lainnya adalah dengan melunasi kartu kredit prioritaskan tunggakan hutang yang paling kecil lebih dulu. Setelah hutang kartu kredit yang kecil telah dilunasi, maka barulah Anda bisa fokus pada hutang kartu kredit yang lebih besar.

3. Gali Lubang Kecil Untuk Tutup Lubang Besar

Dengan cara ini memang terlihat agak ganjil, tapi dapat Anda lakukan bila benar-benar berambisi ingin lepas dari jeratan hutang kartu kredit. Anda dapat mencari pinjaman hutang untuk dapat melunasi kartu kredit tersebut. Tetapi perlu diingat kalau pinjaman baru itu harus mempunyai bunga yang lebih kecil dari bunga kartu kredit yang ingin dilunasinya.

Misalnya bunga kartu kredit A adalah 3%, maka pinjaman baru Anda haruslah memiliki bunga di bawah 3 %, syukur-syukur tidak ada bunga sama sekali. Cara ini bisa dibilang cukup ekstrim tetapi terkadang sangat efektif karena dapat membuat beban hutang berkurang meskipun butuh waktu cukup lama.

4. Pakai Tabungan Atau Jual Aset

Bila Anda memiliki tabungan atau aset, maka segeralah lunasi hutang kartu kredit Anda dengan dua hal tadi. Lebih baik tidak mempunyai apa-apa daripada harus berhutang dan membuat tidur tak nyenyak. Anda pasti sudah tahu kalau hutang kartu kredit memakai sistem bunga berbunga (compound interest), sehingga makin cepat Anda selesaikan, maka kemungkinan hutang yang membengkak akan semakin mengecil.

5. Cari Pemasukan Tambahan

Hutang kartu kredit yang terus menumpuk harus disikapi dengan niat untuk segera membayarnya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara mencari pemasukan tambahan untuk membayar hutang kartu kredit tersebut. Aktivitas mencari tambahan pemasukan ini dapat Anda lakukan saat libur atau weekend ataupun dimalam hari sepulang dari pekerjaan sehari hari.

6. Negosiasikan Dengan Bank

Solusi ini dapat dilakukan saat Anda tidak memiliki opsi yang lain alian jalan buntu. Bernegosiasilah dengan cara baik dan mintalah keringanan dari pihak bank untuk melakukan refinance hutang kartu kredit Anda. Salah satu alternatifnya adalah dengan cara meminta pihak bank menghentikan penambahan bunga hutang, sehingga jumlah hutang kamu tidak semakin membesar dan membengkak.

Baca juga: 10 Keuntungan Memiliki Kartu Kredit

kartu-kredit

Cerdas Menggunakan Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit memang membutuhkan tanggung jawab ekstra serta pengetahuan dari pemiliknya. Ini sangat penting untuk dapat mencegah pemilik kartu kredit terjebak dalam hutang. Padahal, jika pemilik kartu kredit tersebut bijak menggunakannya, banyak hal lain yang menguntungkan yang dapat diambil. Termasuk aneka promo dan fasilitas kemudahan saat berpergian, berbelanja , nonton bioskop, ataupun makan di restoran.

Advertisements