Di dunia ini tampaknya kita semakin terseret oleh arus globalisasi dan konsumerisme, yaitu membeli barang-barang yang kita butuhkan tanpa menggunakan uang tunai kini semakin praktis dan mudah. Uang yang dulunya berwujud kertas atau kepingan logam saat ini sudah berubah menjadi sebuah kartu magnetik yang dengan hanya sekali gesek saja, Anda bisa segera memperoleh barang-barang kesayangan yang Anda butuhkan.

Berikut ini adalah 9 Fakta Tentang Kartu Kredit Yang Sering Luput Dari Pertimbangan Kita :

  1. Perjanjian layanan kartu kredit adalah merupakan perjanjian utang-piutang, dan itu akan mengikat Anda. Setelah Anda terikat dalam sebuah perjanjian tersebut, Anda tidak bisa menghindar begitu saja dari perjanjian tersebut.
  2. Kartu kredit bukanlah merupakan penghasilan tambahan. Kemudahan atau fasilitas yang ditawarkannya adalah hutang yang harus Anda segera kembalikan. Dan jangan terkecoh oleh kemudahan fasilitas yang sudah ditawarkannya.
  3. Dengan sebuah kartu kredit Anda mungkin merasa bahwa kemampuan secara finansial Anda untuk dapat membeli barang menjadi bertambah, namun itu tidak serta-merta diiringi oleh peningkatan kemampuan Anda untuk membayar. Pertambahan penghasilan Andalah yang merupakan meningkatkan daya beli Anda.
  4. Jika Anda membeli barang dengan menggunakan kartu kredit, point pentingnya adalah itu hanyalah menunda pembayaran Anda secara tunai, namun tetap saja Anda harus dapat membayarnya dikemudian hari beserta bunga dan biaya yang dikenakan atas penggunaan kartu kredit Anda.
  5. Bila Anda membeli barang dengan menggunakan kartu kredit, dengan suatu perencanaan untuk mencicil pembayaran tagihannya selama jangka waktu tertentu di masa yang akan datang, itu berarti Anda memastikan bahwa kemampuan dan keadaan ekonomi Anda dalam membayar akan tetap sama setidak-tidaknya selama jangka waktu cicilan tersebut. Lalu, apa yang akan terjadi bila di tengah-tengah periode pembayaran yang Anda maksudkan, sesuatu yang tidak disangka-sangka terjadi pada pekerjaan Anda dan kemudian berdampak pada kemampuan dalam melunasi hutang Anda? Siapakah di antara kita yang dapat menghadirkan kepastian akan hari esok?
  6. Membayar suatu bunga atas sejumlah utang kartu kredit sama dengan menyumbangkan uang Anda secara gratis kepada orang lain, sementara dari pihak yang diuntungkan mungkin saja bisa lebih sejahtera daripada diri Anda sendiri.
  7. Bunga yang dikenakan terhadap penggunaan kartu kredit Anda akan berjalan terus menerus tanpa kenal lelah dan hari libur “ingat itu”. Selanjutnya jika Anda tidak waspada dan berhati-hati, kewajiban membayar bunga akan menjadi “juragan” yang akan memaksa Anda untuk bekerja keras untuknya.
  8. Saat jatuh tempo pembayaran datang, utang Anda tidak pernah bersedia menerima alasan atau pengecualian hanya karena Anda mengalami masalah finansial, kesehatan atau guncangan pada pekerjaan ataupun bisnis Anda. Dia akan terus menerus menuntut Anda tanpa belas kasihan.
  9. Kartu kredit tidak akan menaikkan kedudukan sosial Anda. Sebagai pengguna kartu kredit Anda tentu bukanlah anggota dari strata masyarakat tertentu yang sering kali dianggap lebih bergengsi. Itu hanyalah anggapan omong kosong. Kenyataannya justru sebaliknya, bila Anda lupa atau lalai dalam kewajiban pelunasan utang kartu kredit Anda, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami masalah psikologi dan psikososial sebagai reaksi terhadap anggapan orang lain tentang diri Anda, selain itu juga tekanan emosi dan gangguan ketenteraman/kenyamanan pribadi karena Anda akan merasa/seolah olah “dikejar-kejar” oleh kewajiban untuk melunasi semua utang Anda.

kartu-kredit

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, sebisa mungkin hindarilah utang dari Kartu kredit. Kalau pun Anda merasa terpaksa berutang, maka berutanglah secara bijaksana. Pastikanlah bahwa utang itu hanya untuk kepentingan yang sangat mendesak dan produktif serta tetap berada dalam norma-norma batas kemampuan Anda untuk dapat melunasinya. Bagaimanapun juga, kehidupan Anda akan lebih terasa bebas tanpa utang.

Advertisements