Saat ini Sedang marak-maraknya modus kejahatan yang berhubungannya dengan penggunaan kartu debit ATM dan kartu kredit selama beberapa tahun ini tentu menimbulkan banyak keresahan di masyarakat khususnya bagi kalangan pengguna kedua kartu tersebut. Hal ini sangatlah wajar karena di luar sana berbagai tindak kriminal perbankan saat semakin canggih dan selalu berkembang dan juga semakin tinggi jumlahnya setiap tahun. Beberapa modus kejahatan baru bahkan sangat mudah menyebar dan menjadikan siapa saja tanpa pandang status sosial sebagai sasarannya. Anda tentunya tidak mengharapkan hal demikian terjadi, bukan?

Waspada, itulah sikap yang seharusnya selalu Anda lakukan setiap saat sebagai pengguna kartu kredit dan kartu debit. Tentu bukan hal yang menyenangkan jika sewaktu-waktu Anda atau seseorang di sekitar menjadi korban tindak kejahatan perbankan. Sebab kejadian seperti itu dapat berdampak buruk terhadap seluruh saldo tabungan atau limit kartu kredit Anda.

Hal tersebut akan menyebabkan kerugian yang besar. Bahkan, risikonya memunculkan sejumlah masalah keuangan. Karena itu, selalu bersikap waspada adalah hal wajib yang patut Anda jalankan saat berurusan dengan penggunaan dan penyimpanan kartu debit serta kartu kredit. Beberapa cara di bawah ini dapat dilakukan supaya terhindar dari berbagai tindak kejahatan semisal penipuan kartu debit dan kartu kredit.

Baca Juga: 9 Fakta Kartu Kredit Yang Luput Dari Pertimbangan Kita

1. Jangan Gampang Tergoda dengan Hadiah

Menolak Suap

Pemberian berupa hadiah merupakan salah satu yang sering kali dijadikan sebagai alat ampuh oleh para pelaku kejahatan dalam mengelabui korbannya. Meskipun modus ini sudah dikenal sejak lama, tetapi masih ada saja yang menjadi korbannya. Berbagai bentuk undian begitu gencarnya dipromosikan dan dijadikan sebagai umpan dalam mengelabui para pemegang kartu debit dan kartu kredit. Misalnya, undian yang dilakukan oleh yang mengaku sebagai bank penerbit kartu debit/kredit atau yang mengaku sebagai operator seluler.

Apa pun jenis undian tersebut, hal tersebut pada dasarnya hanya tipuan semata. Tujuannya sudah jelas, yaitu mengincar sejumlah uang dari kartu debit atau kredit Anda. Pada umumnya, pelaku akan meminta Anda melakukan beberapa poin di bawah ini:

  • Meminta Anda untuk memberikan informasi mengenai nomor rekening dan data-data pribadi Anda. Dari informasi tersebut, pelaku dapat dengan leluasa menguras isi tabungan atau kartu kredit Anda dengan menggunakan layanan internet.
  • Meminta/menuntun Anda menuju mesin ATM lalu meyakinkan Anda untuk melakukan pemindahbukuan/transfer sejumlah dana ke rekening pelaku. Biasanya hal ini dilakukan dengan alasan bahwa sejumlah dana tersebut akan digunakan sebagai biaya administrasi dan lain sebagainya.

Berbagai tindakan ini sudah pasti akan mengakibatkan sejumlah kerugian di dalam keuangan Anda. Karena itu, selalu pastikan bahwa Anda tidak berminat dan tidak tergoda akan berbagai penawaran dan undian yang tidak jelas. Tidak perlu basa-basi atau panjang lebar menanggapinya. Anda dapat bersikap tegas dengan cara menutup telepon dan mengakhiri pembicaraan. Sebab biasanya pelaku akan menghubungi Anda melalui sambungan telepon.

2. Selalu Perbarui Informasi Terkini di Dunia Perbankan

Untuk menghindari berbagai godaan undian yang telah disebutkan di atas, sebaiknya Anda selalu mendapatkan informasi terkini di dunia perbankan. Setidaknya terkait dengan bank yang Anda gunakan saat ini. Dengan selalu memperbarui informasi secara teratur, Anda akan mengetahui dengan jelas undian apa saja yang diadakan bank. Hal ini adalah bentuk antisipasi yang paling tepat. Nantinya saat seseorang menghubungi dengan alasan undian, setidaknya Anda tahu betul apa saja undian yang sedang diselenggarakan bank.

Berbagai informasi terbaru yang didapatkan membantu Anda untuk mengetahui perkembangan dan berbagai modus kejahatan yang kerap menimpa nasabah pemegang kartu kredit dan kartu debit. Sebab biasanya bank akan menyajikan berbagai hal tersebut sebagai bentuk peringatan kepada nasabahnya.

3. Jangan Pernah Memberikan Kartu Anda kepada Orang Lain

Rekening tabungan dan kartu kredit adalah hal yang sangat pribadi sehingga tidak ada alasan bagi Anda untuk membagi informasi ataupun hal lainnya terkait dengan kedua fasilitas perbankan tersebut kepada sembarang orang. Selalu simpan berbagai informasi terkait layanan perbankan yang Anda gunakan dari orang lain, bahkan orang-orang terdekat sekalipun. Ini akan membantu Anda untuk menghindari berbagai tindak kejahatan yang dapat saja terjadi sewaktu-waktu dan menimbulkan kerugian.

Beberapa hal di bawah ini pantang Anda lakukan selaku pemegang kartu kredit dan kartu debit:

  • Membagi Personal Identification Number (PIN) dengan orang lain.

Ini adalah kesalahan yang fatal karena dapat membuat orang tersebut melakukan berbagai tindak penipuan dan penggelapan di dalam rekening Anda. Jangan pernah memberikan atau menginformasikan PIN ATM ataupun kartu kredit Anda kepada orang lain sekalipun itu orang terdekat Anda.

  • Memberikan informasi mengenai data pribadi.

Ini juga menjadi hal yang tidak dapat Anda lakukan. Pada umumnya, orang akan melakukan dan memberikan informasi ini ketika mereka dihubungi seseorang (pelaku kejahatan) yang menyaru sebagai petugas bank dan menyampaikan berita menyenangkan bahwa Anda baru saja memenangkan undian. Selalu hindari untuk menginformasikan tentang data pribadi kepada siapa pun.

  • Menginformasikan nomor kartu dan tiga digit nomor di belakangnya.

Kedua informasi tersebut juga sangat vital karena itu jangan pernah memberikan informasi tersebut kepada orang lain. Hal yang demikian dapat disalahgunakan untuk menguras limit kartu kredit yang Anda gunakan.

  • Meletakkan kartu kredit dan kartu debit secara sembarangan.

Ini merupakan suatu kesalahan fatal yang dilakukan banyak orang. Mereka sering kali lupa bahwa kedua benda tersebut adalah uang plastik yang mudah untuk dicuri dan digunakan seseorang tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Pastikan Anda selalu menyimpan kartu kredit dan kartu debit Anda dengan benar dan hati-hati sehingga aman dari berbagai tindak kejahatan. Kedua benda tersebut adalah uang dalam bentuk yang berbeda. Jadi, perlakukanlah kedua benda tersebut sebagaimana Anda memperlakukan uang tunai Anda yang pada umumnya akan selalu tersimpan dengan aman.

4. Bertransaksi dengan Aman

Kesalahan lain yang kerap dilakukan saat menggunakan kartu kredit dan kartu debit adalah saat bertransaksi dengan kedua alat tersebut. Anda mungkin sering kali terburu-buru sehingga lalai dan tidak menjaga supaya transaksi tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Mulailah membiasakan diri secara disiplin saat bertransaksi dengan kartu kredit dan kartu debit. Beberapa hal ini perlu Anda cermati supaya transaksi dengan kartu kredit atau debit berjalan dengan aman:

  • Perhatikan kasir dengan baik

Saat melakukan pembayaran di meja kasir, pastikan diri Anda tidak lengah untuk melihat bagaimana kasir memegang dan menggesek kartu di mesin Electronic Data Capture (EDC). Pastikan Anda memeriksa nominalnya terlebih dahulu sehingga tidak ada kesalahan jumlah pembayaran nantinya.

  • Lakukan pembayaran dengan cara tepat

Jangan lupa untuk menutupi tangan kanan Anda saat mengetikkan PIN pada mesin EDC. Selalu jaga kerahasiaan PIN tersebut dengan baik dari orang lain.

  • Jangan terburu-buru

Tidak perlu terburu-buru saat bertransaksi di meja kasir. Pastikan jumlah belanjaan sesuai dengan struk yang keluar dari mesin EDC kemudian simpan struk tersebut dengan baik. Jangan lupa untuk selalu menjaga kartu kredit atau kartu debit dengan baik dan aman.

Baca Juga : 10 Keuntungan Memiliki Kartu Kredit

Simpan dan Gunakan dengan Aman

Jumlah tindak kejahatan yang mengintai pengguna kartu kredit dan kartu debit terbilang sangat tinggi, bahkan bertambah setiap tahunnya. Cermati hal ini dengan tepat dan mulailah untuk disiplin dalam menyimpan dan menggunakan kartu kredit atau kartu debit Anda. Hindari berbagai tindakan penipuan bermodus undian dan yang lainnya. Hal-hal tersebut sangat mungkin menimbulkan kerugian bagi Anda.

Advertisements