Ketahuan kartu kredit Anda “ditolak” di kasir pembayaran adalah merupakan masalah keuangan yang cukup memalukan. Menghambat suatu antrean di kasir atau kehilangan suatu kesempatan untuk mendapatkan diskon sebesar 40% di sebuah toko online adalah kejadian yang cukup membuat keseluruhan hari menjadi buruk.

Ada beberapa alasan kenapa kartu Anda ditolak. Berikut ini adalah alasannya dan yang lebih penting, adalah Bagaimana mengatasinya keadaan tersebut?

1. Terlambat Membayar Tagihan

Bergantung pada syarat dan ketentuan dari kartu kredit Anda, bank penerbit kartu kredit berhak untuk me-non-aktifkan kartu kredit Anda walaupun Anda baru satu kali terlambat membayar tagihan. Beberapa pengecer, seperti toko baju atau pom bensin, menerbitkan kartu yang meminta Anda untuk dapat melunasi semua tagihan tepat waktu supaya Anda dapat terus menggunakan kartu Anda pada periode berikutnya.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Teleponlah Call Center dan tanyakan berapa banyak yang perlu Anda bayar agar kartu Anda dapat diaktifkan kembali. Jika Anda mempunyai riwayat pembayaran tagihan yang baik dengan Bank penerbit kartu atau mempunyai beberapa alasan yang cukup kuat atas keterlambatan membayar tagihan, seperti darurat medis, mintalah surat pernyataan lepas dari tuntutan biaya keterlambatan membayar. Cegahlah untuk suatu keterlambatan membayar di masa yang datang dengan cara menjadwalkan pembayaran rutin melalui akun rekening bank Anda untuk setidaknya pembayaran minimal untuk setiap bulannya.

2. Sejumlah Dana Ditahan

Ketika Anda menggunakan kartu untuk membeli bensin, menyewa mobil, atau memesan kamar hotel, ada sejumlah dana yang ditahan untuk menjamin bahwa Anda mempunyai dana yang cukup untuk melakukan pembayaran. Misalnya, Anda hanya ingin mengisi bensin Rp30.000,-, tapi alat gesek elektronik secara otomatis menahan Rp125.000,- pada kartu Anda. Jika Anda hanya mempunyai dana tersisa di kartu Rp50.000,-, kartu Anda dapat ditolak untuk pembelian Rp30.000,-. Waktu dikembalikannya dana yang ditahan ini berbeda dari satu penerbit kartu dengan penerbit kartu yang lain, yang berarti Anda dapat secara tidak sengaja dianggap belanja melebih dana yang tersedia.

Bagaimana Mengatasinya?

Kuncinya adalah mencegah dana ditahan. Di pom bensin, bayarlah dengan kartu debit di kasir dalam sebelum membeli. Ketika berencana menggunakan kartu debit di hotel atau tempat sewa mobil, tanyakan dulu berapa jumlah dana yang ditahan sehingga Anda dapat anggarkan dengan tepat. Juga, tanyakan barangkali perusahaan menerima deposit dalam bentuk tunai. Dengan demikian uang Anda dapat segera kembali ketimbang menunggu pengembalian dari kartu yang lama.

Baca Juga : Fakta Unik Kebiasaan Shopping Wanita Indonesia

3. Menunggu Uang Ditransfer

Tiga hari kerja adalah ucapan yang sering kita dengar dalam dunia bisnis. Ini adalah waktu yang tidak lama. Akan tetapi persoalannya adalah ketika berhubungan dengan pembayaran dan pelunasan yang jatuh tempo, ini dapat berakibat keterlambatan membayar.

Bank penerbit kartu kredit mempunyai kebijakan berbeda dalam penanganan dana dan proses transfer. Misal, sebuah akun bank segera mentransfer dana segera setelah perintah transfer dibuat, tetapi rekening bank lain menahan dana selama 24 jam dan hari berikutnya dana baru ditransfer setelah jam kerja selesai.

Bagaimana cara mengatasinya?

Tentukan dan ketahui waktu transfer dari bank penerbit kartu. Atau jika Anda mengetahui bahwa pembayaran harus dilakukan sekarang juga, hubungi Call Center dan mintlaha mereka untuk melihatnya sekarang.

4. Menggunakan Chip Kartu dengan Cara yang Salah

Perlu waktu untuk terbiasa dengan kartu chip baru. Beberapa pembaca kartu chip tidak akan menerima kartu chip debit atau chip kredit Anda ketika Anda mencoba untuk menggesek strip magnetik. Juga, mencabut kartu chip sebelum muncul perintah di layar akan berakibat dan berdampak kartu Anda ditolak. Namun, manfaat dari kartu chip melebihi ketidaknyamanan yang kecil ini.

Bagaimana cara mengatasinya?

Cobalah lakukan proses pembayaran sekali lagi. Masukan kartu dan ikuti instruksi di layar.

5. Memicu Aktifnya Perlindungan Penipuan Kartu

Merespon semakin maraknya penipuan kartu, banyak penerbit memperhatikan pembelian-pembelian yang terjadi di luar pola yang tetap. Misal, Anda terbiasa membayar barang dari luar negeri lewat PayPal. Suatu kali, Anda membayar secara langsung lewat kartu. Pembayaran Anda langsung ditolak dan Anda akan menerima peringatan lewat SMS. Hal lain yang dapat memicu aktifnya perlindungan penipuan kartu adalah Anda melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa memberitahukan kepada Bank penerbit kartu.

Baca Juga : Cara Menghindari Penipuan Kartu Kredit

Bagaimana cara mengatasinya?

Daftarkan kartu Anda untuk menerima pemberitahuan lewat SMS sehingga Anda dapat tahu bahwa Anda sedang melakukan suatu transaksi. Ketika bepergian ke luar negeri, informasikan kepada penerbit kartu mengenai rencana kepergian Anda ke luar negeri.

6. Melupakan Biaya Tahunan

Anda sadar betul bahwa Anda masih punya sisa Rp. 1 juta pada kartu kredit Anda, jadi kenapa tiba tiba kartu Anda ditolak? Anda mungkin sudah lupa bahwa ada biaya tahunan. Biaya tahunan ini dapat mencapai Rp. 300 ribu. Jika kartu Anda sudah mendekati limit, Anda berisiko mengalami tidak cukup dana ketika biaya tahunan dikenakan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Tidak ada pilihan kecuali ya dengan terpaksa membayar biaya ini. Di kemudian hari, buatlah suatu pengingat sebulan sebelum datangnya biaya tahunan dikenakan sehingga Anda dapat membayarnya sebelum biaya itu dikenakan. Tinjaula syarat dan ketentuand dari kartu Anda dan awasi biaya-biaya lain yang bisa membebani kartu Anda.

7. Kartu Tambahan Dinonaktifkan

Jika Anda adalah pemegang kartu tambahan, Anda dapat menggunakan kartu tambahan tersebut selama pemilik kartu mengizinkan nya. Jika anggota keluarga , pasangan Anda, teman atau saudara yang mempercayakan Anda dengan kartu tambahan, hormatilah aturan yang mereka buat. Komunikasi adalah kuncinya. Jika tidak, Anda yang akan dihentikan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Hubungilah pemilik kartu utama dan mintalah agar kartu Anda diaktifkan kembali. Tenanglah, sopan, dan bersiaplah meminta maaf jika Anda melakukan kesalahan.

Bawalah Selalu Uang Cash

Bagi Anda yang memang lebih memilih melakukan pembayaran dengan kartu kredit tentu secara tidak sadar menjadikan kartu kredit menjadi kebutuhan sebagai alat pembayaran utama. Akan tetapi akan lebih baik membawa uang cadangan jika terjadi kejadian darurat seperti kartu kredit ditolak atau kartu kredit hilang.

Semoga bermanfaat.

Advertisements