Di zaman sekarang ini, kartu kredit telah menjadi suatu kebutuhan bagi hampir kebanyakan orang. Kemudahannya dalam membeli barang dengan system pembayaran di kemudian hari membuat orang-orang berusaha mempunyainya. Beberapa diantara kita bahkan sudah mempunyai lebih dari satu.

Tapi kita harus selalu waspada akan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi, kan? Yaitu kartu kredit hilang. Terjatuh, dicuri atau kesialan lainnya tidak tahu kapan dapat menimpa Anda. Bagi yang pernah mengalaminya tentu mengerti benar bagaimana perasaan panik tersebut. Jangan takut dulu ya Teman teman! Karena di artikel ini akan dijelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan jika kartu kredit Anda hilang.

1. Coba Ingat Kapan Terakhir Anda Gunakan

Sebelum Anda panik, cobalah di ingat-ingat kapankah terakhir kali kartu kredit tersebut digunakan. Buatlah rinciannya, kalau bisa sampai perkiraan jamnya. Jika tidak yakin, coba ingat kapan terakhir kali Anda melihat atau menggunakannya. Konfirmasi ke tempat Anda kehilangan kartu. Kalau sampai tidak berhasil mengingat atau menemukannya, segera lakukan langkah kedua.

2. Lapor ke Bank Untuk Diblokir

Segera laporkan ke bank penerbit kartu kredit Anda. Jangan ditunda, lakukan sesegera mungkin yang Anda bisa. Minta bantuan untuk menolak segala jenis transaksi, dengan kata lain blokir kartu kredit Anda. Bank akan bertanya beberapa informasi mengenai pemegang kartu kredit, seperti nomor kartu kredit, masa berlaku, dan sebagainya. Jangan sampai salah menjawabnya. Coba pastikan apakah terjadi transaksi setelah waktu kartu kredit Anda hilang.

3. Laporlah ke Polisi

Selesai melapor ke bank, langsung lapor ke polisi. Gunanya adalah untuk mendapatkan surat bukti kehilangan kartu kredit. Karena bank biasanya meminta surat keterangan kehilangan dari kantor polisi. Caranya mudah, tinggal datang ke kantor polisi di domisili daerah Anda. Lebih cepat, lebih baik, agar kartu kredit dapat segera diganti. Ingat, Anda tidak dapat diwakili.

Setelah polisi memberikan surat keterangan kehilangan tersebut, fotokopi agar Anda mempunyai cadangan dokumen tersebut. Kemudian pergi ke bank kartu kredit yang telah Anda hubungi sebelumnya, dan bertemu customer service untuk meminta diganti dan diaktifkan kartu kredit baru. Prosesnya biasanya tidak lama, kurang lebih satu jam.

 Baca Juga: Pilih Mana Kartu Debit atau Kartu Kredit

4. Tutup Kartu Kredit yang Lama

Setelah itu, minta kepada bank untuk menutup kartu kredit lama Anda yang telah hilang. Dengan tujuan untuk mencegah transaksi tak diinginkan di kartu kredit tersebut, Anda harus mengingat tanggal kartu tersebut hilang sampai kartu kredit tersebut resmi ditutup.

Jika Anda mempunyai account Rekening PayPal, hapuslah akun tersebut, dan buatlah yang baru dengan informasi mengenai kartu kredit baru yang telah dimiliki. Gunanya adalah supaya dapat mencegah suatu transaksi, baik dari pemasukan ataupun penagihan yang datang ke nomor kartu kredit lama.

5. Minta Kartu Kredit yang Baru

Setelah kartu kredit lama sudah ditutup, maka mintalah kepada bank penerbit kartu kredit untuk dibuatkan lagi kartu kredit yang baru. Biasanya bank penerbit akan melakukan verifikasi data pribadi Anda dan membuatkan kartu baru. Perhatikan dokumen-dokumen apa saja yang wajib Anda serahkan agar memperlancar prosesnya.

Baca juga: Cara Gunakan Kartu Kredit Dengan Bijak

Lebih Berhati-hati Selanjutnya

Nah, jika kartu kredit yang baru sudah ada di tangan Anda dan yang lama tentunya sudah pasti diblokir, ingatlah agar lebih berhati-hati lagi dalam menyimpan kartu kredit di masa yang akan datang. Selalu miliki catatan mengenai segala informasi tentang kartu kredit Anda untuk mempermudah jika sampai hilang. Tulis juga nomor Rekening bank, rumah dan tentunya nomor kartu kredit.

Baca juga: 10 Cara Yang Benar menggunakan Kartu Kredit

Advertisements