Kamu sudah tahu belum kalau peserta BPJS Ketenagakerjaan punya kesempatan dalam memperoleh pinjaman untuk beli rumah (KPR)? Pinjamannya sampai dengan Rp 500 juta lho, lumayan banget kan?

Fasilitas baru ini diperuntukkan bagi para peserta BPJS yang mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) selama setahun. Adapun fasilitas (K{R) kredit pemilikan rumah yang ada di dalamnya ditujukan untuk rumah subsidi dan nonsubsidi.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan bahwa peserta BPJS juga berhak mendapat fasilitas pembayaran (uang muka) DP-nya 5 % dari harga rumah. Penetapan angka tersebut jelas lebih rendah dibandingkan nilai yang sudah ditetapkan untuk kredit bank, yakni sebesar 20 % hingga 30 %.

Soal bunga (%) , pihak BPJS juga menetapkan bunga kompetitif. Jika bank-bank umum menetapkan 10% hingga 14 %, BPJS menetapkan 7,7 %. Ketentuan bunga BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah suku bunga Bank Indonesia atau 7 day repo rate (7DRR) plus 3 %.

Semakin murah bunga KPR-nya, jelas semakin ringan cicilan rumahnya (bunga KPR)

Khusus untuk rumah ber-subsidi, Agus Susanto pun menegaskan bahwa KPR yang ditawarkan mencapai Rp 190 juta. Tingkat bunga flat-nya adalah 5 % dan uang muka 1 $.

Baca Juga : Syarat Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan 30 Menit Langsung Cair

Setelah mendengar kabar tersebut, bagaimana tanggapan kalian? Kaget, biasa saja atau senang nih? Dan kalau memang berminat, bagaimana ya caranya untuk mendapatkan pinjaman tersebut? Yuks disimak dulu ulasannya biar lebih jelas.

Cara memanfaatkan fasilitas KPR BPJS Ketenagakerjaan

  1. Mengajukan fasilitas KPR ke bank yang bekerja sama dengan BPJS. Saat ini bank yang bekerja sama masih bank BTN. Jangan lupa untuk bawa fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaanmu
  2. Bank melakukan verifikasi dan BI Checking, pastikan kamu gak masuk blacklist BI
  3. Bank meneruskan permohonan kredit ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan verifikasi kepesertaanmu
  4. Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim formulir persetujuan kepada bank untuk diproses. Dan bank bakal menentukan apakah pengajuan itu dilanjutkan atau ditolak.

Baca Juga : ini Fasilitas KPR untuk DP Murah dari BPJS Ketenagakerjaan

Bisa dipakai untuk beli apartemen juga lho

Gak cuma bisa buat beli rumah, BPJS juga bisa buat beli apartemen loch! Tapi sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku ya (apartemen/ jual-apartemen)

Menurut Irvansyah Utoh Banja, Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, apartemen pun dapat dibeli lewat fasilitas KPR BPJS. Syaratnya ya sama saja, harga apartemennya gak boleh lebih dari Rp 500 juta. Dan hunian tersebut adalah hunian pertama peserta BPJS yang bersangkutan.

Apakah masih ada apartemen dengan harga di bawah Rp 500 juta? Jelas masih ada dan banyak. Kalau kamu bekerja di daerah Jakarta, kamu bisa cari di beberapa lokasi seperti di daerah Bekasi, Depok, ataupun daerah Tangerang..

Beli rumah bisa, beli apartemen bisa, kalau renovasi rumah bagimana? Jangan salah loh, fasilitas renovasi rumah pun bisa didapat lewat BPJS lho.

Pinjaman renovasi rumah yang bisa kamu dapat dari BPJS plafonnya sampai dengan Rp 50 juta. Tenor pinjamannya maksimal sampai dengan 10 tahun.

Bunganya juga sangat kompetitif. Mereka punya acuan Bank Indonesia, yaitu 7DRR plus 3 persen. Misalnya jika 7DRR saat ini 4,75 %, maka bunga yang diterima sekitar 7,75 %.

Informasi tersebut mungkin gak banyak diketahui oleh masyarakat luas, karena tidak sedikit juga peserta BPJS yang malas mencari tahu. Nah kalau kamu sudah tahu, dan ingin mengajukan pinjaman buat hunian pertamamu, jangan malu dan sungkan untuk mengajukannya lewat BPJS ini ya.

Manfaatkanlah BPJS semaksimal mungkin. Buat yang belum dapat, jangan lupa minta kartunya sama divisi personalia di kantormu yah.

Advertisements